Tekno

X Batasi Pengguna Tanpa Centang Biru Cuma Bisa Posting 50 Kali Sehari

Jakarta (KABARIN) - Kalau kamu termasuk orang yang hobi ngetwit tiap lima menit sekali, siap-siap kaget. Platform X sekarang makin agresif mendorong pengguna buat langganan centang biru. Salah satu caranya adalah dengan membatasi akun biasa cuma bisa posting maksimal 50 kali sehari.

Yup, angka itu turun jauh dibanding aturan lama yang sebelumnya masih ngasih ruang sampai sekitar 2.400 unggahan per hari. Sekarang, buat akun yang belum terverifikasi alias belum bayar centang biru, batasnya jadi jauh lebih sempit.

Bukan cuma soal posting utama. Pengguna non-centang biru juga sekarang dibatasi cuma bisa membalas maksimal 200 pesan atau reply dalam sehari.

Informasi ini pertama kali ditemukan pengguna lewat halaman Pusat Bantuan X. Di sana tertulis jelas bahwa akun yang belum terverifikasi hanya diizinkan membuat “50 unggahan asli dan 200 balasan per hari.”

Jadi kalau timeline kamu isinya live tweet drama, bola, konser, atau debat random tengah malam, ada kemungkinan kamu bakal kena limit lebih cepat dari yang dibayangin.

Nantinya, X juga bakal kasih notifikasi otomatis ketika pengguna sudah menyentuh batas tertentu. Jadi bakal ada momen di mana aplikasi literally bilang: “Udah cukup buat hari ini.”

Langkah ini kemungkinan besar jadi bagian dari strategi besar Elon Musk buat mengurangi spam dan aktivitas bot di platformnya. Selama beberapa tahun terakhir, X memang terus mengubah banyak aturan sejak diambil alih Musk.

Sebelumnya, platform ini juga sempat menambahkan fitur yang memperlihatkan detail akun pengguna untuk meningkatkan transparansi dan mengurangi akun palsu.

Tapi di sisi lain, pembatasan baru ini jelas bikin banyak pengguna kesel. Apalagi buat orang-orang yang memang aktif banget di X, baik buat kerja, promosi, fandom, shitpost, sampai sekadar jadi “wartawan timeline.”

Banyak pengguna mulai melihat aturan ini sebagai cara halus buat memaksa orang berlangganan layanan premium.

Saat ini, paket langganan paling murah di X dibanderol sekitar 3 dolar AS per bulan atau sekitar Rp53 ribu. Kalau tahunan, biayanya sekitar 32 dolar AS atau kurang lebih Rp567 ribu.

Buat sebagian orang mungkin itu kecil. Tapi buat pengguna yang selama ini menikmati media sosial gratis tanpa batasan aneh-aneh, kebijakan baru ini bisa jadi alasan buat pindah platform lain.

Karena jujur aja, di internet tahun 2026, dibatasi cuma bisa ngomel 50 kali sehari itu terasa cukup personal.

Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: